Pengamanan Objek Khusus Humas Polres Tegal Kota - 27 Juli 2020
Tribratanews-tegalkota.com – Kota Tegal – Berlokasi di Jalan Letjen Suprapto Kota Tegal, personel Polres Tegal Kota bersama gabungan TNI amankan pengembalian aset milik Pemerintah Kota Tegal, Senin (27/07). Aset tersebut berupa 23 unit ruko (rumah toko) yang dimiliki oleh 11 pedagang yang seharusnya sudah dikembalikan sejak tahun 2012. Hal tersebut didasarkan oleh selesainya perjanjian antara Pemkot dengan PT Sinar Permai pada tahun 2012 sehingga ditaksir kerugian negara mencapai 1,7 miliar. Kegiatan pengamanan tersebut diawali dengan apel gabungan di Balaikota dengan melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP dan Dishub. Turut hadir Pula Walikota Tegal dan jajaran, Kapolres Tegal Kota, Danlanal Tegal, Ketua DPRD Kota Tegal, Kepala Kajari Kota Tegal dan Kepala BPN Kota Tegal. Dalam apel gabungan yang diambil oleh Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono tersebut menyampaikan bahwa aset tersebut harus segera diambil karena dengan pembiaran tersebut mengakibatkan kerugian bagi negara. “Aset Pasar Sore akan kita ambil alih nanti karena seharusnya aset barang milik daerah tersebut sudah dikembalikan sejak tahun 2012”, ujar Walikota Tegal. Selesai dilaksanakan apel pengamanan dilanjutkan dengan pengambil alihan aset yang disaksikan juga oleh pemilik ruko-ruko tersebut. Proses pengambilalihan dilakukan dengan menempelkan stiker yang mengatasnamakan bangunan milik pemkot dan sedang dalam pengawasan. Dalam prosesnya kegiatan berjalan dengan aman dan lancar dengan pe

Pengamanan Objek Khusus Humas Polres Tegal Kota - 16 Juli 2020
Tribratanews-tegalkota.com – Kota Tegal – Bertempat di halaman depan Kantor DPRD, Badan Eksekutif Mahasiswa UPS (Universitas Pancasakti) Kota Tegal menuntut dibatalkannya RUU Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis siang (16/07). Sedangkan demo dengan tuntutan sama dilakukan juga di Jakarta, tepatnya di Gedung DPR RI bertepatan dengan rapat paripurna penutupan sidang. (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja sendiri merupakan rancangan undang-undang yang dibuat dengan pertimbangan produktifitas pekerja dalam negeri selama ini kurang maksimal sehingga perlunya RUU  yang baru beber Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Februari lalu. Tujuan dari kegiatan Aksi Damai oleh BEM UPS tersebut sebagai bentuk penolakan mahasiswa terhadap RUU Cipta Kerja yang sedang dibahas oleh DPR. Hal tersebut berlasan karena banyak isi dari darft  RUU Cipta Kerja sendiri yang bersifat merugikan terutama bagi kaum buruh. Antara lain hilangnya nilai minimum upah di Kabupaten/Kota, menurunnya pesangon, pembuatan tenaga ahli daya semakin bebas, sanksi pidana bagi perusahaan pelanggar dihapuskan dengan sanksi denda dan jam kerja yang terlalu eksploitatif. Selain hal tersebut masih ada beberapa alasan lain yang menjadi alasan penolakan, apalagi dengan banyaknya perbedaan RUU Cipta Kerja ini dengan UU Ketenagakerjaan yang sebelumnya. Dalam aksi damai tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal K.H. Habib Ali Zainal Abidin mewakili Ketua DPRD yang tidak bisa menemui langsung untuk menjawab tuntutan yang

Pengamanan Objek Khusus Humas Polres Tegal Kota - 12 Juli 2020
Tribratanews-tegalkota.com – Kota Tegal – Minggu pagi (12/07) keadaan Gereja Hati Kudus Yesus Kota Tegal mulai ramai dengan kedatangan Jemaat yang akan beribadah. Dengan kegiatan ibadah tersebut terlihat pula beberapa personel Polres Tegal Kota yang berjaga di sekitar tempat ibadah. Personel keamanan sendiri yang berjaga merupakan anggota Polsek dengan dibantu beberapa Polwan. Dalam kesempatan tersebut terlihat pula Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo S.I.K., M.H. yang sedang mengecek pengamanan kegiatan yang akan berlangsung. Pengecekan tersebut bertujuan guna memastikan kegiatan peribadahan berlangsung lancar dengan adanya pengamanan dari pihak Kepolisian. Selain itu pengamanan tersebut bertujuan guna menghimbau para jemaat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Kapolres Tegal Kota pun sembari mengecek keadaan juga menyempatkan untuk memberi APP (arahan pimpinan pasukan) kepada anggota jaga dengan diawali apel. Untuk anggota jaga agar selalu berhati-hati maupun waspada ketika berjaga dan tidak lupa untuk mengingatkan kepada para jemaat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku antara lain menggunakan masker,menjaga jarak dan sebelum masuk untuk mencuci tangan terlebih dahulu, ujar Kapolres Tegal Kota. Kegiatan peribadahan yang sudah boleh dilaksanakan ini merupakan hasil dari kebijakan Pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama No.15 th 2020. Namun dalam kegiatan ibadah harus ada pem

Pengamanan Objek Khusus Humas Polres Tegal Kota - 07 Juli 2020
Tribratanews-tegalkota.com – Kota Tegal – Selasa siang (07/07) Kota Tegal kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan Dr. Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A. dalam rangka kunjungan kerja (kunker) di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Kunjungan yang dilakukan ini merupakan salah satu rangkaian kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan di wilayah Pantura guna mengimplementasikan langkah-langkah luar biasa (extraordinary) yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo. Sebelum berkunjung di Tegal, beliau mengunjungi nelayan dan pembudidaya di Cirebon baru bertolak ke Pelabuhan Perikanan Pantai Kota Tegal. Di Kota Tegal Dr. Edhy Prabowo dijadwalkan untuk menjadi saksi penandatangan perjanjian kerja laut (PKL) antara pemilik kapal dan anak buah kapal (ABK) serta meresmikan kantor Fisher Tegal milik Yayasan Plan Internasional Indonesia. Selain kegiatan diatas Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut akan berdialog secara virtual terkait diversifikasi usaha dan menyerahkan bantuan dan sertifikat, termasuk sertifikat tanah SUPM. Dalam sambutannya Dr. Edhy Prabowo menyampaikan bahwa Kementerian harus membangun komunikasi yang baik dengan nelayan dan jangan sampai ada nelayan yang tidak diperhatikan, jika ada kendala pada nelayan Kementerian harus mampu membantu. Kementerian juga harus bisa membangun dari segi sektor perikanan budidaya misalkan ada nelayan cantrang, maka nelayan tersebut diberi solusi supaya tetap bisa menjalin hidup

Pengamanan Objek Khusus Humas Polres Tegal Kota - 03 Juli 2020
    Tribratanews-tegalkota.com – Kota Tegal – Sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) gabungan di Kota Tegal yang tegabung dalam Aliansi Tegal Menolak Komunis melaksanakan Aksi Damai Kamis pagi (02/07). Kegiatan tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Pancasila Kota Tegal, massa tersebut merupakan gabungan antara lain dari Pemuda Pancasila, Pemuda Muhammadiyah, FKPPI, FPI Tegal Raya, Kokam Muhammadiyah, Barisan Emak-Emak Relawan 212, Srikandi PP, Gerakan Pemuda Kabah, Mujahid 212, Pemuda Demokrat Indonesia, Brigade 08 Kota dan Kabupaten Tegal dan Bikers Subuhan Tegal Raya. Sepanjang aksi berlangsung, massa melakukan orasi penolakan segala bentuk upaya menghidupkan komunis di Negara Indonesia termasuk RUU HIP yang bertentangan dengan prinsip dasar Pancasila. Tak hanya itu, RUU HIP juga rentan disusupi paham komunisme yang bertentangan dengan TAP MPRS No. 25 Tahun 1966 tentang Pembubaran PKI. Selama kegiatan berlangsung, kegiatan tersebut dijaga ketat oleh anggota Polisi yang mengamankan dengan tindakan persuasif mengingat ini merupakan aksi damai, sehingga tidak ada pengamanan menggunakan barikade dan anggota pengamanan mengawasi dari jarak tertentu. Menurut  koordinator aksi Firdaus Muhtadi Pancasila sudah final, sebagai sumber dari sumber hukum negara. Dengan RUU HIP, justru akan memposisikan Pancasila menjadi lebih rendah. Dalam aksi tersebut juga diisi dengan pembacaan puisi dan doa serta diakhiri dengan penandatanganan pernyataan s

Pengamanan Objek Khusus hms polres tegal kota - 09 Juni 2019
Tribratanews-tegalkota.com - Kota Tegal, Pengamanan obyek vital selama hari raya Iedul Fitri terus dilaksanakan oleh anggota Polres Tegal Kota dengan menempatkan pengamanan melekat di stasiun Kota Tegal untuk mrnjamin keamanan arus balik, Minggu (09/06). Personel Polres Tegal Kota terus melakukan pengecekan bersama petugas PT KAI untuk memastikan situasi stasiun aman serta mengajak petugas keamanan melakukan pengawasan secara intensif di lingkungan sekitar. Kabbag Ops Polres Tegal Kota Kompol Mandala MH mengungkapkan bahwa pengamanan dilakukan selama 24 jam untuk memberikan jaminan rasa aman dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. “Bahwa salah satu upaya untuk mencegah suatu tindakan kriminalitas dan gangguan kamtibmas dapat dilakukan dengan pelaksanaan pengamanan menetap dan terus menerus, sehingga akan tercipta situasi yang kondusif di sekitar Stasiun Kereta Api Kota Tegal,” jelasnya.